Saturday, 6 November 2010

HUJAN ITU BUKAN AIR

DINI hari tepatnya pukul 00.05 WIB, hari Jum’at, 5 November 2010, suamiku mengguncang-guncangkan kakiku, hingga aku kaget terbangun. Suara gemuruh menyapa gendang telingaku. Aku mengira hujan akan turun. Di luar orang-orang ramai. Setiap gemuruh selesai, kaca jendela selalu bergetar. Ponsel suamiku berdering, tanda panggilan masuk. “Oh ya pak, kami segera kesana!” sahut suamiku lalu menutup pembicaraan.

Waktu menunjukkan pukul 00.30 WIB, suamiku memintaku untuk segera berkemas. “Masukkan dua stel baju dan bawa barang penting yang bisa dibawa,” perintah suamiku.

Mata yang tadinya mengantuk kini terbuka lebar dengan sendirinya. Degup jantung terus berpacu dengan waktu, kubuka lemari. Tanganku gemetar dan dengan gerakan secepat mungkin, kuraih beberapa helai pakaian. Dompet dan ponsel juga tidak ketinggalan. Di dalam tasku sudah menanti barang lainnya yang memang menjadi bawaanku sehari-hari ketika kuliah. Kartu identitas dan sekotak alat tulis, kini berbagi tempat dengan baju yang baru saja kumasukkan. Begitupun dengan suamiku yang juga terlihat sibuk berkemas, berlomba dengan waktu. Segera, suamiku mengeluarkan kendaraan, mengunci pintu rumah, dan bergegas ke arah tempatnya bekerja, yang hanya berjarak 300 meter. Beberapa pasang mata tetangga mengamati kami yang mulai meluncur meninggalkan rumah.

Tiba-tiba, di tengah perjalanan, klothak-klothak bres, turun hujan. Tapi aneh, pakaianku tidak basah. Dan ternyata, astaga... jaket coklatku dihiasi polkadot kelabu yang tak lain adalah pasir, kerikil, dan abu vulkanik. Beruntung masker telah membalut sebagian mukaku dan helm sudah bertengger di atas kepalaku. Sesampainya di kantor suamiku. Hujan pasir dan kerikil masih saja mengguyur walaupun dengan intensitas yang kecil. Beberapa waktu kemudian, giliran hujan abu menggantikan hujan sebelumnya, pasir dan kerikil. Gemuruh semakin terdengar kentara. Orang-orang yang tinggal di dekat kantor suamiku tampak keluar dari markas masing-masing.

Tak berselang lama, pet. Lampu di kantor mati. Menyusul kemudian lampu seluruh desa yang ada di daerahku serentak padam bersamaan. Teman yang tadi menelpon suamiku tak berapa lama datang dengan mengendarai mobil. Ya, kami berencana mengungsi dari amukan dahsyat merapi. Akan tetapi kami mendapat kabar, kalau jalan raya penuh sesak oleh para pengungsi lain. Kami putuskan untuk menunggu sejenak sambil menghubungi rekan yang bersedia untuk disinggahi rumahnya sebagai tempat berteduh sementara.

Namun, hingga pagi, jalanan belum juga lancar. Di ruang tamu kantor, kami masih menunggu. Mobil tetap terparkir di halaman. Hujan abu masih mengguyur. Gemuruh juga masih saja terdengar. Akhirnya, hingga pagi, kami tetap di kantor. Mobil yang terparkir di luar, kini telah berselimutkan abu. Suasana sudah agak tenang. Pukul 06.00 aku dan suami pulang. Setelah sarapan, mandi, dan membereskan barang, kami kembali ke kantor.

Pukul 08.00, kami berdua di kantor, melakukan koordinasi dengan teman-teman yang lain, untuk siap siaga, apabila sewaktu-waktu ada kejadian luar biasa, bisa mengungsi bersama-sama. Siangnya, seorang teman memberitahukan pesan singkat/SMS tentang himbauan untuk meninggalkan daerah yang radiusnya 20 kilometer dari merapi, pukul 3 sore itu juga.

Sebenarnya, daerah tempat tinggalku, bukan termasuk daerah yang direkomendasikan untuk evakuasi, karena jarak daerah tempat tinggalku dengan merapi berkisar antara 23-25 kilometer. Akan tetapi, untuk antisipasi, kami berdua memutuskan mengungsi di rumah teman. Kami kembali pulang ke rumah dan mulai menata barang-barang dan perlengkapan lainnya. Baju dan alat mandi sudah merangsek ke dalam ransel. Jas hujan juga tak lupa kusertakan.

Selama seharian itu juga ponselku sangat rewel. Mulai dari tidak bisa menerima telepon dan SMS, sampai menelpon dan juga mengirim SMS pun sulit. Tepat pukul 3 sore itu, kami berdua meninggalkan lokasi tempat tinggal menuju rumah teman. Sesampainya disana, kami membersihkan diri dan beristirahat. Demikianlah, kronolgi peristiwa yang kami alami, terkait dengan meletusnya gunung merapi. Yulinda, dari Sleman melaporkan.

53 comments:

  1. tapi mbak Yulinda sama suami gak apa2 kan?.
    saya kemaren telepon ibu saya dijogja bener2 khawatir, udah memprihatinkan banget suasananya. gelap, hujan abu tebal, bahkan hujan pasir.. untungnya rumah saya 40km dari merapi, jadi emang nggak ngungsi.

    ReplyDelete
  2. semoga kondisi merapi segera pulih mbak.. ditunggu reportase selanjutnya!! :))

    slm kenal, ^^

    ReplyDelete
  3. ^_^ iya sama...
    saya juga merasakan.... jarak condong catur ama merapi cuma 25 kiloan... ha ha sekarang malah dah masuk zona harus dikosongkjan....
    berharap yang terbaik ajah...

    ReplyDelete
  4. Semoga Merapi cepat tenang sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan, semoga mba dan keluarga serta masyarakat disekitar Merapi dilindungi dari bencana Merapi
    Amin

    ReplyDelete
  5. dibalik ujian Merapi ada hikmah yang besar :)

    ReplyDelete
  6. jalan-jalan dari lereng merapi menunggu donasi,,, hehe. semoga bencana ini cepat berlalu

    ReplyDelete
  7. whuaaa serreeem. >.<
    mba ngungsi ke Tangerang aja sini ke rumah akuu. hehe.
    smoga baik2 yaa semua disanaa :)

    ReplyDelete
  8. Mbak.... bagaimana kabarnya ?? Juga bagaimana kabar teman2 yang lain ??? Aduh sedih banget mendengarnya.....Semoga baik-baik ya mbak....

    ReplyDelete
  9. Semoga mbak Yulinda sekeluarga selalu dalam keadaan baik-baik saja. Amin

    ReplyDelete
  10. Kami baik-baik saja, meskipun harus terus mengungsi ketika malam menjelang, paling tidak untuk tiga malam terakhir.

    Untuk hari ini saya, turut terjun menjadi relawan bersama dengan tim Epressi dari UNY, turut menangani anak-anak di pengungsian. Tepatnya di barak pengungsian di daerah Kali Boyong, Kulon Progo.

    Terimakasih atas doa-doanya, semoga kita semua selalu selamat, sehat, dan tetap semangat dalam menghadapi situasi yang seringkali mengundang kecemasan...

    ReplyDelete
  11. ya ALLAH... semoga segalanya lekas pulih kembali :(

    ReplyDelete
  12. Walau 'cukup jauh' dari titik letusan Gunung Merapi pengalaman ini menjadi detik-detik yang menegangkan. Hari Jumat tanggal 5 November 2010 Gunung Merapi meletus kembali dengan dahsyat. Sebuah pengalaman langsung yang tidak terlupakan. Kami yang berada di lereng Gunung Lawu hampir setiap hari mengikuti perkembangan meletusnya Gunung Merapi baik di internet, surat kabar maupun televisi. Semoga hari-hari yang penuh kelabu ini lekas selesai dan masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Merapi dapat beraktifitas kembali dengan normal.

    ReplyDelete
  13. Sungguh pengalaman yang menegangkan dan sulit untuk dilupakan yah mbak.. Semoga ini membuat kita makin mendekatkan diri kepadaNYa

    ReplyDelete
  14. semoga kondisinya segera membaik ya mbak...:)

    ReplyDelete
  15. Nice posting buddy…I love to read it…I love your blog. Thanks for sharing..
    I would like to share good news also. Here you:

    English Teachers Urgently Required !!!

    A fast-growing National English Language Consultant is hunting for professional English Tutors with the following qualifications:

    i. Competent, Experienced, or Fresh Graduate
    ii. Proficient in English both spoken & written
    iii. Friendly, Communicative, & Creative
    iv. Available for being placed in one of the following branches:
    a. Bandar Lampung, Jln. Ahmad Yani No 7 A Bandar Lampung, Telp: 0721-261135
    b. Denpasar, Jln. HOS Cokroaminoto No 66 Block B, C, D Denpasar, Telp: 0361-422335
    c. Pekanbaru, Jln. Ahmad Yani No 187 Kel. Tanah Datar 28000 Pekanbaru, Telp: 0761-7641321
    d. Batam, Graha Pena Building 5th Floor, Suite 510, Jln. Raya Batam Centre, Batam, Telp: 0778-460785
    e. Balikpapan, BRI Building 8th Floor, Jln. Jend. Sudirman No 37 Klandasan BalikpapanTelp: 0542-737537
    f. Makassar, Graha Pena Building 8th Floor, Suite 807,809-812, Jln. Urip Sumoharjo, No 20 Makassar, Telp: 0411-451510
    g. Medan, Visit http://www.easyspeak.co.id
    h. Banjarmasin, Visit http://www.easyspeak.co.id

    If you meet the qualifications above, please send your resume to the address you are applying for or to our email: easyspeak.recruitment@gmail.com within 2 (two) weeks after this advertisement.

    Visit http://www.easyspeak.co.id for further information about our company.

    ReplyDelete
  16. Semoga Bencana Di Negeri Kita Segera Berakhir...

    ReplyDelete
  17. sengsara membawa nikmat. di balik bencana itu ada hikmah. blogwalking

    ReplyDelete
  18. assalamualaikum..
    turut belasungkawa untuk korban merapi.semoga tetap tabah. O ya, gmana perkembangannya sekarang?
    salam

    ReplyDelete
  19. bener.... bencana ada hikmahnya

    ReplyDelete
  20. Dibalik bencana pasti ada hikmah yang tesimpan.

    Slam kenal Mba,,

    ReplyDelete
  21. uh, semoga kuat ya buat yulinda & semua pengungsi. semoga mendapat tempat berlindung sementara yg nyaman dan layak, amin. maaf cuma bisa kasih doa :'(

    ReplyDelete
  22. Semoga mbak Linda sekeluarga baik-baik saja.
    Saya sangat menyukai blog mbak linda lho...
    Sangat inspiratif.....

    ReplyDelete
  23. Smoga smua dlm keadaan baik2 saja ya...
    ditunggu postingan barunya

    ReplyDelete
  24. syukurlah semuanya baik saja....

    ReplyDelete
  25. bagaimana dengan kondisi sekarang nik....bagaimana dengan lahar dingin yang membanjiri warga....? semoga saudara² disana baik² saja dan tabah mendapat cobaan ini...amin..

    ReplyDelete
  26. emang antisipasi perlu di lakukan walo rumah dalam jangkauan lebih besar 5 KM dari daerah merapi yang dinyatakan harus mengungsi.

    ReplyDelete
  27. Lama tak mampir ke sini mbak ayu,,,,

    ReplyDelete
  28. ikhh takutt yahh mbakk ,, kebayangg dch :)

    ReplyDelete
  29. trus berjaga-jaga mbakk,lebih baik mengungsi dulu demi keamanan

    ReplyDelete
  30. moga aja tidak terjadi apa-apa pada mba dan lainnya

    ReplyDelete
  31. Luar biasa.. saya salut dengan pekerjaan anda dan suami anda..

    ReplyDelete
  32. kerentt :) perjalanan yang penuh tantangan :)

    ReplyDelete
  33. terimakasih infonya gan ane bersyukur banget bisa terdampar di blog ini,, makasih banget

    ReplyDelete
  34. sungguh artikel yang menarik dan meningkatkan rasa penasaran saya untuk membacanya sampai selesai .; terimakasih yang atas pencerahannya smomga blog ini dapat bertambah trafik nya amiin

    ReplyDelete
  35. bayak baget pelajaran yang di dapat di blog ini.

    ReplyDelete
  36. jangan lupa banyak2 ibadah nya.....

    ReplyDelete
  37. makasih atas infonya sangat meanrik dan artikelnya keren banget
    obat lemah syahwat
    obat asam urat

    ReplyDelete
  38. Trimakasih gan infonya sangat menarik

    ReplyDelete
  39. keren banget artikel nya...
    salam kenal...

    ReplyDelete
  40. infonya sangat menarik dan artikelnya juga berkualitas

    ReplyDelete
  41. bagus infonya sangat bermanfaat sekali

    ReplyDelete
  42. www.indobet77.com

    Master Agen Bola , Casino , Tangkas , Togel Terbesar
    dan Terpercaya Pilihan Para Bettor

    Promo Terbaru :
    - Bonus  10% New Member Sportsbook
    - Bonus 5% New Member Casino Online
    - Bonus 10% Setiap Hari Bola Tangkas
    - Togel Online
    - Sabung Ayam ( New Produk )
    - CASHBACK untuk Member
    - BONUS REFERRAL 5% + 1% Seumur Hidup

    untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : indobet77_sb2@yahoo.com
    - EMAIL : indobet77@gmail.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7238
    - WECHAT : indobet77
    - SMS CENTER : +63 905 213 7238
    - PIN BB : 2B65A547 / 24CC5D0F

    Salam Admin ,
    http://indobet77.com/

    ReplyDelete
  43. Nice share nih juragan.. keep posting, semoga postingannya selalu memberikan banyak manfaat untuk banyak orang. amiiinnn.. ^_^

    ReplyDelete