Monday, 7 December 2009

BURUNG DAN ULAT



Desa itu diserang ulat. Pohon tak mau berbuah. Tak ada burung yang datang untuk memakan ulat. Warga desa resah. “Pak saya tahu, kenapa burung-burung itu tidak mau datang ke desa ini,” ucap seorang anak. “Kenapa?,” Tanya Pak Lurah. “Semua itu karena Kentus,” jawab si anak. “Kok bisa?” desak Pak Lurah. “Iya karena Kentuslah yang suka mengetapel burung-burung, sehingga tidak ada yang berani datang ke sini, mereka tidak mau celaka,” jelas si anak. “Ya, Pak Lurah saya juga sering melihat Kentus mengetapel burung,” kata warga lain yang ada disitu. “Apa?” teriak Pak Lurah penuh amarah. “Panggil Kentus dan suruh menghadap aku,” perintah Pak Lurah. “Baik Pak,” sahut Satpam. Singkat cerita Kentus sudah menghadap Pak Lurah. “Kentus, apa benar kamu yang mengetapel burung-burung yang hinggap di desa kita,” Tanya Pak Lurah. “I…iya pak,” jawab Kentus tergagap. “Jebloskan dia ke gudang dan jangan biarkan dia keluar,” perintah Pak Lurah. “Ampun pak Lurah, apa salah saya pak,” pinta Kentus tak mengerti. Dia diseret dan dijebloskan ke Gudang yang memang mirip dengan penjara. “Nah, sekarang bagaimana cara agar burung-burung itu mau datang kesini dan membasmi hama ulat,” gumam Pak Lurah. “Saya bisa membuat mereka datang kemari,” sahut si anak. “Oya, bagaimana dan dimana kamu akan menemukan para burung itu,” Tanya Pak Lurah. “Di hutan di dekat kota, untuk itu perlu ada orang yang mengantar saya kesana dan meminta para burung datang kesini,” sahut anak itu. Jalan cerita tersebut diwarnai dengan suara deru motor yang mengantar si anak ke hutan.

Sesampainya di hutan si anak menyanyi memanggil kawanan burung tersebut. “Kalian tidak usah takut lagi, Kentus yang suka memburu bangsa kalian sudah dihukum Pak Lurah dan kini mendekam di Penjara,” tutur anak itu.


Sepeninggal anak itu, seekor burung yang paling besar dan menjadi pimpinan mereka, mengumpulkan seluruh pengikutnya dan bersuara dengan lantang, tentu saja dengan bahasa burung. “Wahai rakyatku, Kentus kini telah menerima hukuman dari Kepala Desa, dan kini mendekam di Penjara. Jadi tak aka nada yang memburu dan menyakiti kita. Kita diminta datang ke desa untuk membasmi ulat yang telah menggerogoti pohon di desa itu. Kalian harus bersiap,” titah Si Raja burung. “Setuju,” sambut rakyat burung dengan girang. Keesokan harinya terdengar suara kepak sayap burung dengan suara lantang. “Serbuuu…., teriak para burung penuh semangat. Dengan sigap mereka hinggap di dahan dan mulai mematuk gerombolan ulat. Mereka berpesta pora. Keadaan menjadi hening setelahpara burung menyantap ulat-ulat. Mereka pulang ke hutan dengan perut menggembung karena kenyang. Hari berganti hari menjadi bulan. Beberapa bulan kemudian setelah pepohonan diguyur hujan, tunas tumbuh menjadi bunga dan akhirnya berbuah dengan lebat. Desa itu kembali tenteram dan hidup sejahtera dengan hasil panen buah yang melimpah.


Itulah sepenggal kisah dari dongeng yang disampaikan Kak Wes pada anak-anak yang tinggal di sekitar “Rumah Dongeng Indonesia”. Acara ini merupakan acara perdana. Sebuah cerita yang sarat dengan pesan moral tentang lingkungan hidup dan kasih sayang terhadap binatang
dan tumbuhan. Acara ini dihadiri sekitar 50 anak, dengan rentang usia antara batita sampai kelas 6 Sekolah Dasar. Adapun ibu-ibu yang ikut sekadar mendengarkan dan mengantar anaknya. Anak-anak terlihat antusias. Dengan penuh perhatian mereka mendengarkan seksama jalan cerita tersebut. Ditambah dengan kelihaian Kak Wes dalam membawakan dongeng tersebut, penuh penghayatan. Bagaimana cara beliau dalam menirukan suara motor menderu, burung yang berpesta ria makan ulat, dan membuat suara berbeda untuk setiap karakter tokoh yang ada dalam cerita tersebut. Seperti suara Pak Lurah, Si anak, Satpam, Kentus, dan pimpinan burung.

Acara ini rencananya akam diadakan setiap 2 minggu sekali sesuai permintaan anak-anak sekitar, yang akan dimulai pukul 16.00 dengan durasi 1 jam. Untuk kegiatan kedepannya rencananya akan digelar perpustakaan mini, kegiatan menyanyi bersama, kegiatan kelompok belajar dan lainnya. Itulah rencana acara yang akan menjadi agenda rutin Rumah Dongeng Indonesia.

53 comments:

  1. LOKOMOTIF datang, hohoho..parkir dulu ya.

    ReplyDelete
  2. rumah dongeng indonesia ini dimana ya?pingin ngjak anak2 usia sd ikutan boleh ,,,

    ReplyDelete
  3. Kasian si kentus..

    Looo?
    Hehe. Asyik nih mendongeng Mbak!

    Makasi udah komen ke blog saya beberapa hari yg lalu, komen mbak 100% BENAR.
    Sering2 mampir ya Mbak?

    ReplyDelete
  4. uda lama gak dengar kisah dongeng...
    kayak nostalgia dech... haha..

    Btw..thx for comment di blog aq ya mbak..salam kenal..

    ReplyDelete
  5. ceritanya baguss untuk anak2.. membuat anak jadi mencintai lingkungannya..

    cuma hehehe mentang2 pak lurah bisa sewenang2 gitu menjarain orang tanpa pembuktian dan berdasarkan hanya kata orang, indonesia banget ya...hahahaha

    ReplyDelete
  6. ceritane serem... hehehe.. awas anak-anak jadi takuttttttttttttttttt....

    ReplyDelete
  7. Jadi tersinggung nih dikit...soalnya dulu saya paling jago ngetapel...he..he

    ReplyDelete
  8. dongeng yg bagus. pernah baca deh kyknya.

    ReplyDelete
  9. assalamualaikum...
    sungguh cerita menarik nih mbak,
    calon master PAUD memangt selalu dekat dengan dongeng anak ya mbak?
    gmana kbr studinya?
    salam

    ReplyDelete
  10. dongeng yang bagus pantas memang karena anda pernah belajar tentang hal tersebut

    ReplyDelete
  11. BTW nasib si kentus terus bagaimana yak...
    ??? masa setelah berbulan2 gak dikeluarin juga... hihihihih

    ReplyDelete
  12. kalau mau ikutan rumah dongeng indonesia gimana ya?

    ReplyDelete
  13. dongeng yang bagus jadi iget waktu kecil

    ReplyDelete
  14. Kalo dongeng2 yg islami gt bgs jg loh buat anak2...

    ReplyDelete
  15. pasti menarik yah melihat ekspresi anak-anak saat mereka mendengarkan dongeng.... :D

    ReplyDelete
  16. Rumah dongeng Indonesia ada di mana Mbak? salut

    ReplyDelete
  17. udah lama neh ga baca dongeng,, hehe...

    ReplyDelete
  18. ***Neng Rara: AMIN...TERIMAKASIH ATAS DOANYA. KABAR STUDY SEKARANG BERADA DALAM MASA BERAT BIN SIBUK DENGAN SETUMPUK BERMACAM TUGAS, SUNGGUH MELELAHKAN, SOALNYA BARU MENGINJAK SEMESTER 3 SIH..
    ***RanggaGoBloG: NASIB KENTUS SAMPAI SEKARANG MASIH MENJADI MISTERI. WALAUPUN ITU MEMBUAT ANAK PENASARAN, SECARA TIDAK LANGSUNG TELAH MERANGSANG DAYA KREATIFITAS DAN IMAJINASI ANAK UNTUK MEMECAHKAN TEKA-TEKI TENTANG KEBEBASAN KENTUS. BUKANKAH DONGENG TIDAK HARUS SELALU HAPPY ENDING DENGAN KEJELASAN YANG TELAH TERJAWAB. DONGENG YANG BAGUS ADALAH DONGENG YANG DAPAT MENGEMBANGKAN DAN MEDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK. SALAH SATUNYA ADALAH MENGASAH KEMAMPUAN KREATIFITAS ANAK DALAM MEMECAHKAN MASALAH, DIMANA HAL INI TERMASUK DALAM KECERDASAN EMOSIONAL..

    ReplyDelete
  19. ***Ardiansyam: RUMAH DONGENG BERALAMAT DI YOGYAKARTA TEPATNYA DI KRAPYAK KULON Gg. MELATI RT 05 NO. 187, PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL. ADA MAKSUD UNTUK KESANAKAH?
    ***exort: CARANYA MUDAH TINGGAL KETIK REG DAFTAR, HEHE....BERCANDA. KALAU TEMAN SAYA, MULANYA DATANG KESANA UNTUK BERKENALAN, SELANJUTNYA MENYAMPAIKAN MAKSUD KEDATANGAN UNTUK BELAJAR DONGENG PADA KAK WES DAN JUGA MENYAMPAIKAN BERAPA ORANG YANG KIRA-KIRA AKAN IKUT SERTA DALAM PELATIHAN DONGENG TERSEBUT. SETELAH ITU KITA TENTUKAN WAKTU DAN AKHIRNYA JALAN DEH.
    ***TRIMATRA: SEBELUMNYA MAAF, SEPENGETAHUAN SAYA, ACARA DONGENG RUTIN TERSEBUT DIADAKAN UNTUK ANAK-ANAK SEKITAR KAMPUNG, KARENA DIUNDANG. TAPI KAK WES JUGA MENERIMA PERMINTAAN MENDONGENG. JADI BUNG TRIMATRA BISA MENGUNDANG KAK WES SECARA PRIBADI UNTUK PERMINTAAN DONGENG.

    UNTUK SEMUA PENGUNJUNG BLOG, TERIMAKASIH TELAH MELUANGKAN WAKTU UNTUK BERKOMENTAR DI RUANGKU. KOMENTAR TEMEN-TEMEN SANGAT BERARTI BUATKU.

    ReplyDelete
  20. saya teringat masa kecil dulu. nenek saya selalu mendongeng setiap kali saya mau tidur. saya rasa itulah yang membuat saya jadi suka membaca. nampaknya mendongeng perlu digalakkan ya.

    ReplyDelete
  21. weh... elok tenan jeng satu ini. Rumah Dongeng sudah dipromosikan nih lewat blogmu sebelum blognya muncul heheheh.
    Jangan lupa lo jeng besok minggu ngisi dongeng untuk anak-anak di tempatku selepas pelatihan dongeng di RD.

    Trois
    Gubuk Baca Helicopter

    ReplyDelete
  22. assalamualaikum,,
    ceritanya bagus kalo di ceritain sm anak2 deh..
    iya nama saya yulia,,saya lahir di bulan juli (cancer)..
    mksh anak pelangi udh mau ks komen di blog saya

    ReplyDelete
  23. ~Guru Indonesia: BETUL MAS...KETIKA KECIL SAYA JUGA DIBACAIN CERITA SAMA PENGASUH, SETIAP HARI, DAN HINGGA KINI, PENGALAMAN ISTIMEWA TERSEBUT MASIH BISA SAYA NIKMATI SENSASINYA HEHEHH....
    ~Trois, Gubuk Baca Helicopter: NYICIL PROMOSI MBAK, SEMOGA SEMAKIN CEPAT PROSES PERSALINAN 'RUMAH-DONGENG-INDONESIA'...!
    ~Qittink's: TERIMAKASIH KEMBALI, KITA PUNYA NAMA YANG SEDIKIT SERUPA....

    ReplyDelete
  24. kapan2 boleh juga ni dipake buat ngedongengin anak sd di deket kosan. hhehe..

    ReplyDelete
  25. ceritanya aku save dulu ya mba,,,buat ntr diceritain buat anak aku ntr,,hehe


    btw..long time no see ni mba pelangi.. pa kabarnya...??

    ReplyDelete
  26. datang dengan semangat baru membaca artikel bagus

    ReplyDelete
  27. Mbak, Mbak, fotona baru yeahh..

    Cute. :)

    ReplyDelete
  28. baca blog ini jadi inget novel perahu kertas.
    si kugy yg jago dongeng ;)

    ReplyDelete
  29. Cerita yg bagus. Apa yg kita berikan pada bumi kita, akan dikembalikan juga dalam hidup kita.

    ReplyDelete
  30. halo apakabar???masih ingatkan???
    smoga anak indonesia makin maju,,aminn

    ReplyDelete
  31. cerita ni sesuai utk bukan utk budak2 saja...tapi ayah budak pun boleh kerana banyak pengajaran

    http://paksuu.com

    ReplyDelete
  32. cantik... lebih cantik kalo pake jilbab,

    ReplyDelete
  33. Salam mbak, moralnya ialah pak lurah bijak mencari sumber onar dan pantas menyelesaikannya. Kita perlu meneladani kebijaksanan pak lurah.

    ReplyDelete
  34. ***MINDA GURU: BARU ANDA YANG MENGATAKAN KALAU PAK LURAH ITU BIJAK, PADAHAL ADA YANG KOMENTAR KALAU PAK LURAH ITU SEMENA-MENA.
    ***ANAS: KABAR BAIK DAN MASIH INGAT TENTUNYA.
    ***RATNA WULANDARI: "AKU BAIK-BAIK SAJA...A...AA", LAGU BANGET YA, HE....
    BUAT SEMUA YANG TELAH MENINGGALKAN KOMENTAR, SYE SYE...

    ReplyDelete
  35. salam kenal mbak.. kunjungan balik.. makasih infonya di komen blog saya :)

    iya aja deh sama ahlinya...

    dongengnya bagus mbak..

    ReplyDelete
  36. emmm...mengenang masa kanak² dolo...sering mengetapel burung...hihihihii

    siiiieepp mbakyuuu

    ReplyDelete
  37. Wah agenda agenda seperti ini layak mendapatkan apresiasi dan support yang lebih agar bisa leibih diluaskan lagi.

    karena acara-acara hiburan anak saat ini, sudah mulai jarang...

    apalgi hiburan yang paling melekat pada anak sekarang ini adalah Game dan Komputer

    ReplyDelete
  38. Maaf nih baru berkunjung lagi,hehehe

    ReplyDelete
  39. mba..uny paud itu di sebelah mananya ya??

    aku juga uny cuma di FISE nya, tau kan??yang masuk lorong gejayan itu..

    ReplyDelete
  40. saya masih didongengin sama kakek.,.,.

    ReplyDelete
  41. jadi inget sama murid les syaa dulu. dia pernah nonton film bokep sama bapaknya dan dia cerita ttg susu yg diisap2. duh, padahal usianya baru 5 tahun tapi udah diajak nonton film bf. kacau deh.

    ReplyDelete
  42. Hebat sekali Kak Wess....punya komitmen terhadap masyarakat sekitar, terutama anak-anak, yang selama ini cenderung kurang mendapatkan perhatian orang-tua perihal kebutuhan mereka terhadap sastra anak-anak...sehingga perhatian mereka terebut oleh acara-acara TV yang didominasi oleh iklan-iklan yang menggiring mereka menjadi mahkluk yang selalu konsumtif...
    Keep on moving!

    ReplyDelete
  43. wah mantapp banget yah ceritanya,, sungguh besar makna yang tersirat

    ReplyDelete
  44. sungguh informasi yang luar biasa. penyajiannya begitu menarik sehingga saya mempunyai minat tinggi untuk membacanya sampai tuntas... nice post. i like this.. salam hangat blogger saja.

    ReplyDelete
  45. terimakasih atas informasi yang bermanfaat nya semoga bermanfaat juga bagi kawan-kawan blogger yang lainnya. dan sukses selalu blogger indonesia dimanapun anda berada.

    ReplyDelete
  46. memang informasi yang disajikan anda begitu luar biasa, saya sangat senang dapat memberi komentar disini dan menjelajah artikel demi artikel di blog ini. luar biasa itulah yang dapat saya katakan untuk web blog ini.. nice POST!!

    ReplyDelete
  47. luar biasa sungguh ciptaan tuhan itu maha sempurna,,

    ReplyDelete